Semua Jurnal IAIN Curup Terindeks DOAJ

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, dan menjelang peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW., tiga jurnal IAIN Curup, secara resmi dinyatakan terindeks oleh DOAJ (Directory of Open Access Journal). Ketiga jurnal tersebut adalah:

  1. Fokus: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan
  2. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
  3. Arithmetic: Academic Journal of Math

Tiga jurnal ini menyusul 12 jurnal lainnya yang telah terlebih dahulu terindeks DOAJ, yakni:

  1. Al-Falah : Journal of Islamic Economics
  2. Al-Istinbath : Jurnal Hukum Islam
  3. AJIS: Academic Journal of Islamic Studies
  4. Belajea; Jurnal Pendidikan Islam
  5. Jurnal Dakwah dan Komunikasi
  6. Al Quds : Jurnal Studi Alquran dan Hadis
  7. Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab
  8. English Franca : Academic Journal of English Language and Education
  9. Ar-Riayah : Jurnal Pendidikan Dasar
  10. Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan
  11. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
  12. Estetik : Jurnal Bahasa Indonesia

Dengan bertambahnya tiga jurnal ini, maka semua jurnal yang dimiliki IAIN Curup telah resmi terindeks di DOAJ. Ini sebuah kebanggaan sekaligus kesyukuran bagi IAIN Curup, terutama para pengelola jurnal yang menyebut diri mereka sebagai jamaah jurnaliyah. DOAJ menurut aturan akreditasi jurnal di Indonesia merupakan lembaga pengindeks internasional tingkat menengah. Tentu saja ini meningkatkan kredibilitas jurnal-jurnal IAIN Curup di dunia akademik.

Sebelumnya, jurnal-jurnal di IAIN Curup juga telah memperoleh prestasi yang cukup membanggakan, yakni meraih tingkat akreditasi jurnal nasional dari Kementrian Ristek/BRIN dengan rincian sebagai berikut:

  • 3 jurnal terakreditasi peringkat SINTA 2
  • 4 jurnal terakreditasi peringkat SINTA 3
  • 6 jurnal terakreditasi peringkat SINTA 4
  • 1 jurnal terakreditasi peringkat SINTA 5

Jamaah jurnaliyah IAIN Curup bertekad untuk terus meningkatkan kualitas jurnal-jurnal tersebut. Harapannya pada tahun 2021, tingkat akreditasi dapat meningkat dan bahkan ada yang bisa terindeks di lembaga pengindeks internasional bereputasi seperti Scopus atau WoS.

Semoga..

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *